Alat Dan Bahan

Menilik Kembali Kasus Plat Besi 2 Milyar

Masalah sangkaan penipuan serta penggelapan plat besi sejumlah Rp2 miliar dengan terdakwa Tony dari PT Rimba Kharisma Kembar pada akhirnya diputus Mahkamah Agung (MA). Di tengah bulan Mei lantas, persisnya 14 Mei 2020 MA meluluskan kasasi yang disodorkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas keputusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara yang melepaskan terdakwa. Itu tercantum pada Info Kasus MA dengan daftar nomor: 16/K/PID/2020.

Simak Juga : harga plat besi

“Atas dipenuhinya kasasi ini oleh MA, karena itu kami menekan PN Jakarta Utara selekasnya menyelesaikan terdakwa yang dijatuhkan vonis 2,5 tahun,” tegas kuasa hukum PT Bajamarga Kharisma Penting (BMKU), Benny Suprihartadi sebagai penggugat di Jakarta, Rabu (10/6) tempo hari.

Kehadiran terdakwa Tony, ditambah lagi Benny, masih teridentifikasi berada di Jakarta.

Baca Juga : plat bordes

“Hingga masih bisa saja untuk selekasnya dilakukan. Client kami memandang masalah ini telah seperti air susu dibalas air tuba sebab terdakwa awalannya ialah pegawai PT BMKU,” tambah Benny.

Diketahui, masalah ini berawal pada 5 Desember 2013 waktu Tony pesan plat besi ke PT BMKU berdasar surat pemesanan barang sejumlah Rp2 miliar. Tetapi Tony menggelapkan tagihan pembelian besi selama 2013-2014 dengan keseluruhan Rp2 miliar itu sesudah beberapa bilyet giro yang diberikan Tony tidak dapat dicairkan.

Artikel Terkait : plat strip

Dalam laporan yang dikirimkan PT BMKU di Polres Jakarta Utara pada 25 Januari 2017, Tony dikenai klausal 378 serta klausal 372 KUHP mengenai tindak pidana penipuan serta penggelapan. Dalam sidang di PN Jakarta Utara, Tony divonis bebas. Sampai pada akhirnya JPU melontarkan kasasi ke MA.

READ  Ini Bahaya Miliki Kamar Mandi di Dalam Kamar Tidur