Arsitek

Yuk Intip Pilihan Material dan Desain Ideal Lantai Teras

Teras adalah ruangan pengalihan di antara outdoor dan indoor.

Terletak yang bersisihan dengan ruangan luar tuntut material lantai teras harus tahan pada air, cuaca, dan lumut.

Hal tersebut mengubah kualitas material dan personalitasnya, misalkan struktur kasar, warna gelap, dan gampang dirawat.

Tingkat Lantai

Simak Juga : harga batu alam

Ketinggian tingkat lantai dari tanah harus juga jadi perhatian untuk membandingkan zone ruangan dan serapan air dari tanah, karena itu ada teras yang dicor atau dibikin melayang-layang memakai kayu atau deck.

Disamping itu, sebab tempatnya di luar rumah yang tersambungsi dengan keadaan cuaca seperti hujan, karena itu atap teras harus sanggup mengover semua lantai.

Tiada Penyekat

Dari segi design tidak ada dasar yang mengutamakan seni satu teras.

Malah kecocokan design teras dengan massa bangunan jadi dasar penting untuk hasilkan formasi ruangan dan fasad yang cocok.

Sebenarnya lantai teras bisa dipakai selaku ruangan rileks, karena itu tujuan bukaan menghadap ke taman tiada penyekat, bagus untuk dioptimalkan.

Material Alam

Jadi, walaupun lantai teras jadi kesatuan buat massa rumah, tetapi dampak psikis yang sanggup mengundang perhatian orang jadi point utama bila diperlukan.

Bermacam material yang sanggup memberi dampak situasi alam menjadi referensi, seperti batu alam, keramik, parket, sampai kayu kompak.

Panduan Membuat

Untuk memberi identitas teras, naikkan tingkat lantai dari tanah per tingkat 15cm.

Tinggi tingkat lantai ini menghindar kubangan air di atas tanah.

Baca Juga :  batu alam
Sering berlangsung cipratan air lumpur ke lantai teras atau dinding waktu hujan lebat berlangsung.

Untuk menghindarnya, tanam rumput dan tebar koral disamping teras atau dinding.

Supaya tidak ada tampias air hujan yang terlalu berlebih ke dalam teras, lebarkan atap teras yang berbentuk atap darurat atau dak ± 1m dari batasan lantai paling luar teras.

Perluasan atap ini disamakan dengan tinggi atap ± 2,6m.

Pakai alat simpatisan untuk menghindar sengatan matahari yang terlalu berlebih atau tampias air hujan.

READ  Yuk Intip Tren Lemari Sliding Door yang Harganya Mulai 4 Jutaan

Misalkan memakai gorden bambu.

Ini punya pengaruh pada ketahanan lantai, khususnya pada nat.

Bila tidak dirawat, nat-nat lantai yang sering terkait langsung dengan cuaca dan temperatur udara yang beralih-alih dapat berlangsung jamur dan lumut.

Bila memakai lantai deck dari kayu kompak, harus diperlengkapi aliran air atau rongga di bawahnya.

Maksudnya, bila berlangsung kubangan di teras, air langsung mengucur ke bawah deck.

Selain itu, rongga bermanfaat selaku perputaran udara, hingga tidak lembap.

Ini ingat, kayu ialah material yang gampang keropos sebab air.

Untuk tingkatkan ketahanan lantai, pakai coating bila memakai lantai kayu atau mortar mengekspos.

Upoxy selaku merk satu material cat lantai yang watakistiknya gloosy dan antirembes, bisa juga diterapkan pada lantai mortar.

Di lain sisi nat juga harus juga diputuskan yang tahan cuaca.