Bangunan

Yuk Simak Warga Desa Manubura Masih Kesulitan Air Bersih

Masyarakat Desa Manubura, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka sampai saat ini masih alami kesusahan air bersih.

Masyarakat masih beli air bak sekitar Rp 120 ribu sampai Rp 160 ribu yang tiap hari masuk keluar pemukiman serta kampung.

Kesusahan air bersih di Manubura ini diutarakan Moat Nikolaus, masyarakat ditempat pada wartawan di Manubura, Sabtu (29/8/2020) siang.

Dia menerangkan, ada air bersih yang masuk di Manubura tetapi satu minggu cuma mengalir sekali serta cuma dua jam saja.

Mengakibatkan, keperluan air bersih masyarakat sangat terpaksa beli air bak tiap bulan.

Tiap bulan, tuturnya, ada masyarakat yang isi air bak dua sampai 4x bergantung penggunaan.

“Semua gunakan bak sebab air masih sulit. Ingin tidak membeli bak sumber air tidak ada. Dahulu ada kali di Manubura tetapi sebab tambang galian C karena itu air tidak lagi ada. Dahulu kami biasa mengambil air di kali tetapi saat ini telah tidak lagi ada,” tutur Nikolaus.

Mama Maria, masyarakat Manubura yang didapati juga akui jika dia masih beli air bak tiap bulan untuk masak, bersihkan serta mandi.

Pengamatan POS-KUPANG.COM di selama jalan ke arah Manubura di muka rumah masyarakat ada bak besar memuat air hujan serta air bak.

Bak di samping rumah wargq memiliki ukuran 10 ribu liter serta 5 ribu liter.

Ada pula yang beli profile bak 1.000 liter buat memuat air bersih.

Kekeringan di Manubura terlihat berasa sekali. Di selama jalan ada pohon-pohon yang kering sebab kemarau panjang.

READ  Fungsi dan Kelebihan Pipa Galvanis